Kamis, 25 Januari 2018

Aku dapat Bratasena !!


.. eza ingat sendiri janji saya ( untuk memberikan wayang kesukaannya bila ia berani buang air kecil di toilet ) kemarin habis pipis...dengan wajah berbinar - binar " aku pipis di kamar mandi☺ aku dapat bratasena...!!"😱saya setengah ga percaya . Tp saya tanya mba dewi helper.. iya betul. Nah td saya coba lagi... ehhh bener.. wah saya happy banget.. hebat eza..  iya bu dina.. kata eza because ada Alloh jagain eza kemana2. 😘Ya Alloh... terimakasihhhh..terharu*
setelah menanti selama 2 term... alhamdulillah di awal term 3 hari rabu 24 januari 2018 bertepatan dengan kegiatan open house..eza bersedia buang air kecil di toilet sekolah dengan sukarela tanpa bujukan... terimakasih eza... i love you

Jumat, 12 Januari 2018

Mana kaos kakiku ?

Namanya Najla..
Sesaat anak2 mengenakan kaos kaki... tiba -tiba... "kaos kakiku satu lagi mana?".... sontak ibu guru meminta semua anak ubtuk berdiri dari karpet... mencari kaos kaki najla.  Ternyata tidak ada. Akhirnya najla diminta mencari di luar kelas dan ke rak sepatunya. Kembali dari luar ia memegang kaos kaki yang hilang.. alhamdulillah ada... ketemu dimana ? Tanya ibu guru.. sambil nyengir ..dia tunjuk kaki kanannya... dua2nya di kaki kanan dipasang ?  Heheheeh iya... jawabnya..polos..

Rabu, 18 Februari 2015

Kalila

Senin, 16 Februari 2015

Hari itu kami belajar menanam dari biji di halaman beakang kelas B3. Kalila memulai kegiatan dengan membaca bismillah, kemudian ia  begitu bersemangat memasukkan tanah yang sudah kucampur dengan pupuk ke dalam kaleng bekas yang ia bawa dari rumah dan sudah dilubangi bagian bawahnya. 
Setelah itu ia taburkan biji cabe yang dibawa lalu cuci tangan.  Selesai sudah, dan Kalila kupersilahkan untuk kembali melanjutkan kegiatannya di kelas.
"Baik bu" begitu jawab Kalila. Akupun langsung melanjutkan membimbing kegiatan menanam anak yang lain satu persatu. Tak berapa lama kulihat Kalila kembali berada di luar kelas dan memperhatikan kami yang sedng menanam, dan kubilang,"Kalila, silakan kembali ke kelas " dan ia pun menjawab"Iya ,bu" spontan berlarilah ia ke kelas.  aku pun melanjutkan kegiatan .... kedua kali kutemukan Kalila kembali memperhatikan kami yang masih menanam. Dan kusampaikan kembali ia untuk kembali beraktivitas ke kelas, tapi kali ini ia menjawab, " Aku mau nunggu Kayisa , bu" . setelah itu kubiarkan Kalila menunggu temannya. Setelah selesai, ia bersama Kayisa kembali ke kelas. Dan..... sekali lagi ku lihat Kalila ada di hadapanku ... wajahnya berkerut... terlihat ia berpikir... memperhatikan kaleng dan biji cabe yang ia tanam tadi... Akhirnya kutanya " Ada apa lagi Kalila ? " dan masih dengan muka protes ia menjawab lantang" Kok, belum tumbuh - tumbuh pohon cabenya , bu ? " Subhanalloh.... kupikir ada apa.... :D hihihihi... lalu kujelaskan, kalau menanam itu harus sabar, butuh proses, harus berdoa karena Alloh yang akan menumbuhkan biji  yang kita tanam nantinya, bla bla bla...... dan Kalila akhirnya menerima, dengan tak bertanya lagi...." Oooooo...." begitu yang terlontar dari mulut mungilnya...

Sabtu, 18 Oktober 2014

what we have done...:) you're always in my heart kids


we're soooooo special


saling menghargai bisa dipelajari dari anak - anak
yang jiwanya masih polos tanpa trik mencari untung

saling jujur bisa dipelajari dari anak - anak
yang jiwanya polos merdeka berpendapat dan berekspresi

wallohu a'lam bishowab

Rabu, 03 September 2014

kan tinggal bikin lagi.... :(

buuuu... rifat nangis !!
anak2 berteriak spontan melapor padaku...

ternyata adit benjol di keningnya. astaghfirulloh

usut punya usut...
(sambil menangis) Rifat :  habis... adit pukul akuuuuu
(sambil benjol dan nangis) adit : habis.... rifat hancurin balok akuuuuu

rifat : habis... calvin hancurin balok akuuu, jadi kuhancurin aja sekalian semuanya

teeeetttttttttttttttt...teng tongg !!

baru ketahuan akar masalahnya

ibu guru : kenapa adit sama rifat yang pukul2an pake balok sampe benjol gini ??? calvinnya mana ?

( calvin dipanggil )

Ibu guru : Calvin, kenapa mainan balok rifat sama adit dihancurin ?
Calvin    : hmmm... gapapa... kan tinggal bikin lagi...( muka polos )

Ibu guru : Gubrakkkk ! tepok jidat *